news

Lokasi Parkir di Padangsidimpuan Bertambah, Namun Pendapatan Belum Mencapai Target

penulis: Admin | 7 April 2021 21:40 WIB
editor:


Lokasi Parkir di Padangsidimpuan Bertambah, Namun Pendapatan Belum Mencapai Target
Lokasi Parkir di Padangsidimpuan Bertambah, Namun Pendapatan Belum Mencapai Target

Padang Sidempuan,KejarFakta.co - Banyaknya lokasi titik parkir di pusat kota Padangsidimpuan, ternyata belum tercapai target PAD (Pendapatan Asli Daerah).

Padahal, lokasi titik parkir di Kota Padangsiidmpuan, bertambah dari 53 lokasi titik parkir kini sudah 63 lokasi. Pendapatan retribusi pelayanan parkir tepi jalan umum sejak dikelola langsung oleh Dinas Perhubungan Kota Padangsidimpuan, mengalami peningkatan.

Sesuai dengan laporan keuangan Pemko Padangsidimpuan TA 2018, pendapatan retribusi pelayanan parkir tepi jalan umum sebesar Rp236.500.000 dari target sebesar Rp505.000.000.

Pendapatan tersebut, jauh dari target yang telah ditetapkan karna saat itu pengelola pelayanan parkir jalan umum diberikan kepada pihak ketiga.

Kemudian pada tahun 2019, dibawah kendali Dinas Perhubungan Kota Padangsidimpuan, pendapatan mengalami peningkatan dari tahun 2018.

Akan tetapi jumlah pendapatan retribusi pelayanan parkir jalan umum tersebut juga belum memenuhi target sebesar Rp243.85.000. Tidak tercapainya target tersebut, disebabkan adanya pihak ketiga dan masyarakat yang memanfaatkan parkir untuk kepentingan pribadi dan kelompok.

Sekretaris Dinas Perhubungan Padangsidimpuan Rizwan Boy didampingi Kabid Sarana dan Prasaran Ismail Siregar, saat dikonfirmasi, Rabu (7/4/2021) mengatakan, seluruh badan jalan di Kota Padangsidimpuan mulai dari Palopat Maria ,bisa dijadikan lokasi parkir.

"Namun untuk jalan kelas empat tidak bisa dijadikan titik parkir," ujarnya.

Dijelaskannya, masih ada lokasi titik parkir yang tidak memenuhi ketentuan di pusat Kota Padangsidimpuan.

Termasuk lokasi parkir yang memanfaatkan trotoar serta lokasi parkir yang berada di radius 20 meter dari persimpangan yaitu, di seputaran jalan Patrice Lumumba dan jalam MH Thamrin.

"Lokasi ini tidak masuk kategori sebagai lahan parkir yang telah ditetapkan dalam peraturan walikota, dan sama sekali tidak dijadikan objek pungutan retribusi," ucapnya.

Ditambahkannya, mengenai lokasi titik parkir di Kota Padangsidimpuan yang telah ditetapkan dalam peraturan walikota tidak bisa dipublikasikan.

Karena surat keputusan penetapan lokasi parkir di Kota Padangsidimpuan, bersifat rahasia dan telah diatur dalam perwal. Yang mempunyai kewenangan adalah Inspektorat, BPKP dan BPK.

"Polisi dan jaksa saja tidak mempunyai hak, saya jamin itu,"tegasnya.

Sementara itu, Kabid Sarana dan Prasarana Dinas Perhubungan Kota Padangsidimpuan Ismail Siregar mengatakan bahwa tidak tercapainya pendapatan retribusi karena, adanya pemuda setempat yang memanfaatkan lokasi parkir untuk kepentingan pribadi.

"Pun demikian pihaknya tetap berusaha agar pendapatan retribusi, pelayanan parkir tepi jalan umum tersebut mencapai target," tuturnya(tim).

Tag : #Padang Sidempuan#Dinas Perhubungan#Lahan Parkir