news

Retribusi Pelayanan Parkir Tepi Jalan Padangsidimpuan Diduga Bocor

penulis: Admin | 30 January 2021 18:13 WIB
editor:


Padangsidimpuan, KejarFakta.co - Retribusi pelayanan parkir tepi jalan di Kota Padangsidimpuan diduga bocor. Sebab, realisasi PAD (Pendapatan Asli Daerah) yang tercatat didalam (LKPD) laporan keuangan daerah tahun 2018 sebesar Rp. 236.500.000. Sedangkan target yang telah ditetapkan sebesar Rp. 505.000.000.

Pantauan dilapangan (30/1/2021) banyaknya titik parkir di Kota Padangsidimpuan mustahil pendapatan tersebut tidak tercapai. Seperti halnya dijantung kota, hampir seluruh badan jalan dijadikan tempat parkir yang jumlahnya diperkirakan puluhan titik. Ditambah lagi tempat parkir diseputar Kota Padangsidimpuan. Setoran parkir bervariasi mulai dari Rp. 20.000 hingga ratusan ribu per hari. Selain itu juga, parkir betor tak luput dari pungutan parkir Rp. 1000 setiap hari. 

Sejumlah juru parkir di seputaran jalan MH. Thamrin, jalan Mongonsidi dan jalan Sudirman saat dikonfirmasi mengatakan (29/1/2021) setoran parkir setiap hari dibayar sebesar Rp70.000 kepada petugas perhubungan. Mereka juga mengaku beberapa bulan yang lalu pernah dipanggil rapat ke Dinas Perhubungan Padangsidimpuan, tujuannya setoran parkir dinaikkan. " Tahun ke tahun setoran terus bertambah" keluh mereka.

Hal yang sama juga dirasakan Rahman yang berprofesi sebagai parbetor mengaku setiap hari membayar parkir Rp. 1000 kepada seseorang dari Dinas Perhubungan Kota Padangsidimpuan. Namun beberapa bulan terakhir ini tidak ada lagi pungutan itu, katanya. 

Selain retribusi pelayanan parkir, pajak parkir yang tercatat dalam laporan keuangan Pemko Padangsidimpuan pada tahun 2018 sebesar Rp. 8.555.000 juga diduga bocor. Sejumlah objek pajak parkir diduga dipungut namun tidak disetorkan ke kas daerah. Adapun yang menjadi objek parkir menurut pasal 62 ayat (1) UU PDRD adalah penyelenggaraan tempat diluar badan jalan, baik yang disediakan berkaitan dengan pokok usaha maupun yang disediakan sebagai suatu usaha, termasuk penyediaan tempat penitipan kenderaan bermotor.

Hingga berita ini diturunkan, Kadis Perhubungan Padangsidimpuan Yusnal Efendi Daulay belum berhasil di konfirmasi. (tim)

 

Tag : #Padangsidimpuan#Sumut